PANGAN FUNGSIONAL
OLEH :
NAMA : AMRIDA AKKAS
NIM : G311 09 275
1. Jelaskan terbentuknya radikala bebas dari makanan yang dikonsumsi
2. Bagaimana radikal bebas bisa menyebabkan penyakit kronis pada manusia
3. Sebutkan 20 karotenoid pada tomat, jelaskan
4. Apa yang dimaksud dengan kolesterol dan mengapa dikatakan tidak baik
5. Mana lebih baik LDL atau HDL.
1. Radikal bebas dapat dihasilkan oleh faktor lingkungan seperti asap rokok, pembakaran dan sinar ultra violet. Di samping itu radikal bebas dapat terbentuk dari pencemaran makanan yang kita konsumsi sehari- hari yang terbukti mengandung zat karsinogenik dan atherogenik ( menyebabkan kekakuan dinding pembuluh darah ).
Pencemaran makanan dapat diakibatkan karena pengolahan makanan, peptisida dan bahan kimia lainnya. Seperti makanan yang serba goreng, yang digoreng secara deep fry. Minyak goreng mengandung asam lemak yang diantaranya memiliki ikatan rangkap, yang sangat rentan terhadap oksidasi. Semua minyak goreng pada suhu kamar mempunyai sifat non kolesterol, tapi pada pemanasan, terlebih dengan cara menggoreng yang deep fry, menyebabkan ikatan rangkap pada asam lemak tersebut mudah mengalami erroneous oxidation, ditambah dengan penggunaan minyak yang berulang. Keadaan ini memicu terjadinya atherogenik, yang pada gilirannya akan menimbulkan gangguan kardio vaskular dengan segala dampak negatifnya. Selain itu, salah satu jenis makanan yang populer adalah ikan asin, dimana proses pembuatan ikan asin, dapat terbentuk senyawa nitrosamin yang bersifat karsinogenik. Nitrosamin juga terdapat pada sejumlah bahan makanan lain seperti minyak kedelai yang sudah teroksidasi, ikan asap, bacon, dan lain sebagainya.
2. Radikal bebas yang menjadi pemicu penyakit kronis seperti kanker, bisa ditemukan dalam kadar gula tinggi, garam berlebih, makanan serba gurih dan bahkan olah raga berlebihan. Olah raga sampai ngos-ngoson akan menimbulkan banyak radikal bebas. Penyakit yang disebabkan oleh radikal bebas bersifat kronis, yaitu dibutuhkan waktu bertahun-tahun untuk penyakit tersebut menjadi nyata. Contoh penyakit yang sering dihubungkan dengan radikal bebas adalah serangan jantung,kanker, katarak dan menurunnya fungsi ginjal. Untuk mencegah atau mengurangi penyakit kronis karena radikal bebas diperlukan antioksidan. Radikal bebas yang mengambil elektron dari sel tubuh manusia dapat menyebabkan perubahan struktur DNA sehingga terjadi mutasi. Bila perubahan DNA ini terjadi bertahun-tahun, maka dapat menjadi penyakit kanker. Keseimbangan antara antioksidan dan radikal bebas menjadi kunci utama pencegahan stres oksidatif dan penyakit-penyakit kronis yang dihasilkannya.
3. Kandungan karotenoid yang banyak terdapat pada tomat yaitu lycopene, phytoene, phytofluene, zeta-carotene, gamma-carotene, beta-carotene, neurosporene, dan lutein berperan menyerap sinar biru yang membahayakan tubuh. Likopen berperan menurunkan kadar kolesterol jahat dalam darah, zeaxanthin berperan melindungi mata dari degnerasi dan katarak, dan canthaxanthin. β-karoten dimana berperan sebagai pelindung kornea mata dari sinar UV, echinenone, astaxanthin diesters, astaxanthin monoesters, free astaxanthin, dan lutein.
4. Kolesterol merupakan lemak penting dalam tubuh dikarenakan peranannya dalam membentuk hormon-hormon utama. Ada dua jenis kolesterol: HDL kolesterol dan LDL kolesterol. HDL kolesterol adalah kolesterol baik, sedangkan LDL kolesterol buruk. HDL kolesterol (High-density lipoproteins), adalah jenis kolesterol yang membawa kolesterol jahat (LDL kolesterol), dari arteri dan kembali ke hati. HDL Kolesterol ini juga menghilangkan kelebihan kolesterol dari plak dan memperlambat pertumbuhan.
5. HDL kolesterol (High-density lipoproteins), adalah jenis kolesterol yang baik dimana jenis kolesterol ini membawa kolesterol jahat (LDL kolesterol), dari arteri dan kembali ke hati. HDL Kolesterol ini juga menghilangkan kelebihan kolesterol dari plak dan memperlambat pertumbuhan. HDL sering disebut sebagai kolesterol baik. Karena itu, ada kebutuhan untuk memiliki tingkat tinggi HDL dalam tubuh untuk melindungi terhadap serangan jantung. Angka ideal untuk HDL kolesterol setidaknya 40mg/dL. Namun, jumlah ini dapat bervariasi untuk pria dan wanita, tetapi tidak boleh lebih dari 60mg/dL karena ini akan berarti lebih besar risiko stroke dan penyakit jantung. HDL kolesterol dikatakan kalah jumlah oleh LDL kolesterol jika perbandingannya sekitar 3 : 1. Itulah sebabnya mengapa penting untuk meningkatkan tingkat kolesterol HDL dengan makan yang diet rendah kolesterol, menghindari makanan yang kaya lemak jenuh dan trans-fatty acid dan olahraga teratur.
a. Kolin, Lesitin, Inositol
Kolin (choline), kolin dari kelompok vitamin B yang ditemukan oleh C.H.Best dan M.E.Hunstman pada tahun1934, berperan dalam pengangkutan lemak dalam tubuh dan penyimpanannya dihati. Bersama dengan inositol (anggota kelompok vitamin B lainnya), kolin mengatur penggunaan lemak dan kolesterol. Contoh makanan yang mengandung kolin yaitu kuning telur. Sumber makanan lain baik kolin termasuk hati, gandum kuman dan kembang kol.
Lesitin (Lecytine), asam amino yang berperan mengontrol kadar kolestrol darah dengan meningkatkan kolesterol HDL. Dengan perbaikan aliran darah, lesitin dapat membantu meningkatkan daya ingat pada lansia yang mengalami penyempitan pembuluh darah akibat kolesterol tinggi. Contoh makanan yang mengandung lesitin yaitu kedelai, daging dan sumber hewani lainnya.
Inositol, berperan pada fungsi saraf dengan membantu menjaga kadar efektif dari serotonin, senyawa kimia otak yang mengatur suasana hati. R.A. Mcance dan E.M. Widdowson engamati kasus defisiensi inositol yang menyebabkan alopsia, rambut rontok, gastritis, hipertensi dan gangguan kulit. Pemberian inositol dalam dosis tinggi juga terindikasi dapat mengurangi gejala serangan panik. Contoh terdapat dalam bahan makanan seperti biji-bijian, buah jeruk, hati kismis, kacang tanah dan kubis.
b. Karnitin dan squalen
Karnitin, juga disebut sebagai vitamin BT adalah senyawa mirip vitamin dengan fungsi utama melindungi hati dari toksin, terutama alkohol. Kadar karnitin yang tinggi dalam hati diperlukan untuk mengatasi peningkatan asam lemak yang terjadi karena komsumsi alkohol, diet tinggi lemak dan pemaparan pada zat kimia beracun. Contoh
dari daging merah dan produk susu. Sumber alami lain dari karnitina selain daging adalah kacang-kacangan, dan kuaci (misalnya: kuaci labu, kuaci biji bunga matahari, wijen), buncis, dan sayur-sayuran.
Squalen, merupakan zat organik berupa cairan encer seperti minyak. Squalen dapat meningkatkan pertahanan tubuh manusia terhadap berbagai serangan penyakit. Hal ini dapat terjadi karena Squalen meningkatkan keaktifan dan ketahanan sel-sel immunologi seperti yang terdapat dalam sumsum tulang, kelenjar limfe, kelenjar adrenal, sel-sel limfosit T dan B dan makrofag
c. Gula alkohol, kadang-kadang disebut poliol, adalah sebuah kelas karbohidrat yang diserap oleh sistem pencernaan lebih lambat atau tidak lengkap daripada gula lainnya. Gula alkohol yang umum termasuk sorbitol, manitol, maltitol, dan xylitol. Gula alkohol kurang berkontribusi terhadap kalori sehingga sering dipakai untuk diet, tetapi dapat menyebabkan ketidaknyamanan pencernaan.
d. Asam lemak tidak jenuh, dalam bentuk cairan yang dapat mengikat oksigen dan radikal bebas. Karena itu dalam fungsi metabolisme, asam lemak tak jenuh diperlukan sebagai pelarut, antioksidan pembentuk senyawa lain. Contoh oleat, linoleat, linolenat, arakidonat.
e. Fitostrol dan fitostanol, adalah steroida (sterol) yang terdapat di dalam tanaman, mempunyai struktur yang mirip dengan kolesterol, tetapi fitosterol mengandung gugus etil (-CH2-CH3) pada rantai cabang. Sebagaimana pentingnya fungsi kolesterol di dalam membran sel tubuh manusia dan hewan, maka demikian juga fitosterol di dalam tanaman. Tetapi, kedua kelompok sterol ini terdapat sifat yang berlawanan yakni: konsumsi kolesterol yang ada di dalam makanan akan meningkatkan kadar kolesterol darah sedangkan fitosterol dan fitostanol justru sebaliknya. Pada tanaman terdapat lebih dari 40 senyawa sterol yang didominasi beberapa senyawa dari kelompok fitosterol (B-sitosterol, stigmasterol, campesterol), dan fitostanol (B-sitostanol, campestanol). Terdapat di dalam makanan nabati seperti minyak, serealia, buah dan sayuran dalam jumlah sedikit, oleh karena itu harus diisolasi dan kemudian dimasukkan ke dalam makanan seperti margarin dengan jumlah yang efektif untuk menurunkan kolesterol darah.Fitosterol dan fitostanol terbukti tidak akan mempengaruhi kadar kolesterol normal dan memberikan dampak yang positif pada anak balita
f. Polifenol (teh), polifenol adalah kelompok zat kimia yang ditemukan pada tumbuhan Pada beberapa penelitian disebutkan bahwa kelompok polifenol memiliki peran sebagai antioksidan yang baik untuk kesehatan. Antioksidan polifenol dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan pembuluh darah dan kanker. Terdapat penelitian yang menyimpulkan polifenol dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer. Polifenol dapat ditemukan pada kacang-kacangan, teh hijau, teh putih, anggur merah, anggur putih, minyak zaitun dan turunannya, cokelat hitam, dan delima. Kadar polifenol yang lebih tinggi dapat ditemukan pada kulit buah seperti pada anggur, apel, dan jeruk.
Rabu, 11 September 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
PANGAN FUNGSIONAL
PANGAN FUNGSIONAL OLEH : NAMA : AMRIDA AKKAS NIM : G311 09 275 1. Jelaskan terbentuknya radikala bebas dari makanan yang ...
-
OLEH : NAMA : AMRIDA AKKAS NIM : G311 09 275 Kandungan Putih Telur Putih Telur adalah Sumber Protein Alami Dalam putih tel...
-
OLEH : NAMA : AMRIDA AKKAS NIM : G311 09 275 Protein pada Padi 1. albumin yaitu yang larut dalam air pada pH netral atau pH agak ...
-
PANGAN FUNGSIONAL OLEH : NAMA : AMRIDA AKKAS NIM : G311 09 275 1. Jelaskan terbentuknya radikala bebas dari makanan yang ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar