Tugas Pendahuluan (Enzim)
1. Apa yang dimaksud dengan enzim beserta sifat-sifat enzim dan sebutkan fungsinya dalam industri pangan!
Jawab :
Enzim adalah biomolekul berupa protein yang berfungsi sebagai katalis (senyawa yang mempercepat proses reaksi tanpa habis bereaksi) dalam suatu reaksi kimia organik.
Sifat Enzim
a. Merupakan protein
b. Merupakan biokatalisator.
c. Mempercepat reaksi kimia dengan jalan menurunkan energy aktivasi yaitu energy awal yang diperlukan untuk memulai reaksi kimia.
d. Enzim bekerja spesifik artinya untuk mengubah atau mereaksikan suatu zat tertentu memerlukan zat tertentu pula.
e. Bekerja sangat cepat
f. Tidak ikut bereaksi (tidak mengalami perubahan).
g. Tidak mengubah keseimbangan reaksi
h. Memliki sifat aktif atau sisi katalitik yaitu bagian enzim tempat substrat berkombinasi.
i. Substrat asing yang berfungsi menghambat reaksi disebut inhibitor dan yang berfungsi mempercepat reaksi disebut activator.
Beberapa contoh industri yang menggunakan enzim adalah industri pembuatan roti, keju, bir, deterjen, industri bioteknologi.
2. Jelaskan Fungsi Amiloglukosidase (AMG) dalam industri pangan dan gambarkan struktur molekulnya!
Jawab :
Enzim amiloglukosidase
Amiloglukosidase merupakan eksoenzim yang terutama memecah ikatan a-(1,4) dengan melepaskan unit-unit glukosa dari ujung non reduksi molekul amilosa dan amilopektin untuk memproduksi b-D-Glukosa. Nama trivial yang sering digunakan pada enzim ini adalah amiloglukosidase (AMG), glukoamilase, dan gamma-amilase (Kulp, 1975). Amiloglukosidase ditemukan pada tahun 1950-an dan digunakan secara luas pada teknologi bioproses pati dan industri makanan. Kegunaan yang luas dan spesifik menyebabkan amiloglukosidase digunakan pada produksi gula cair.
Amiloglukosidase diproduksi dalam jumlah besar dari kapang dan khamir, tetapi hanya Aspergillus dan Rhizopus yang digunakan secara komersial. Suhu optimum untuk enzim amiloglukosidase berkisar 40-60oC dengan pH optimum 3-8.
Amiloglukosidase yang umumnya digunakan pada tahap likuifikasi berasal dari Aspergillus niger. Pada kondisi yang sesuai, enzim amiloglukosidase ditambahkan dengan dosis berkisar 1,65-0,80 liter enzim per ton pati dengan dosis sebesar 200 U/kg pati. Amiloglukosidae yang berasal dari Novo yaitu AMG tersedia dalam bentuk cair dengan aktivitas 200, 300 atau 4000 AGU g-1. Satu AGU (Amiloglukosidase Unit) adalah jumlah enzim yang menghidrolisis 1 mmol maltosa per menit pada suhu 25oC dan kondisi standar.
3. Jelaskan pengaruh konsentrasi substrat terhadap kecepatan reaksi pada reaksi enzimatis!
Jawab :
Kinetika enzim menginvestigasi bagaimana enzim mengikat substrat dengan mengubahnya menjadi produk. Data laju yang digunakan dalam analisa kinetika didapatkan dari asai enzim.
Mekanisme reaksi enzimatik untuk sebuah subtrat tunggal. Enzim (E) mengikat substrat (S) dan menghasilkan produk (P). Salah satu kontribusi utama Henri pada kinetika enzim adalah memandang reaksi enzim sebagai dua tahapan. Pada tahap pertama, subtrat terikat ke enzim secara reversible, membentuk kompleks enzim-substrat. Kompleks ini kadang-kadang disebut sebagai kompleks Michaelis. Enzim kemudian mengatalisasi reaksi kimia dan melepaskan produk.
4. Sebutkan fungsi larutan Somogy dan Iod-Oksalat pada pengujian aktivitas enzim!
Jawab :
Metode Nelson/Somogyi merupakan yang terbaik bila
digunakan untuk uji aktivitas enzim karena memberikan respon pewarnaan
stoikiometri dengan oligosakarida homolog dengan berbagai derajat
polimerisasi sehingga memberikan pengukuran yang benar dari ikatan-ikatan
glikosida yang terpotong yang menunjukkan aktivitas enzimnya.
Asam malonat, oksalat dan oksaloasetat dapat menghambat kerja enzim suksinat dehidrogenase dalam reaksi dehidrogenasi as. Suksinat. E + S ↔ ES → E + P (membentuk hasil reaksi) E + I ↔ EI → (tidak terbentuk hasil reaksi) Adalnya I dapat mengurangi kecepatan reaksi.
5. Review jurnal tentang enzim (minimal 100 kata)!
Jawab :
Enzim adalah senyawa organic termasuk protein. Banyak enzim yang mempunyai gugus bukan protein jadi termasuk golongan protein majemuk. Enzim semacam ini (holoenzim) terdiri atas protein (apoenzim) dan gugus bukan protein (kofaktor). Gugus bukan protein ini yang terikat kuat disebut gugus prostetik sedangkan yang mudah dipisahkan disebut koenzim. Tata Nama Enzim Cara lama nama enzim tidak mempunyai keterangan apa-apa seperti enzim pepsin, ptyalin, emulsin, dll. Nama enzim selanjutnya disesuaikan dengan nama substratnya dengan penambahan ase dibelakangnya. Contoh: enzim yang menguraikan urea disebut urease. Kekhasan Enzim Suatu enzim bekerja secara khas terhadap suatu substrat tertentu. Contoh: enzim urease hanya bekerja terhadap lebih dari satu substrat tetapi enzim tersebut mempunyai kekhasan tertentu.
Fungsi Enzim Sebagai katalis untuk proses biokimia yang terjadi dalam sel maupun di luar sel. Suatu enzim dapat mempercepat reaksi 108-1011 kali lebih cepat daripada tanpa katalis. Enzim dapat menurunkan energi aktivasi suatu reaksi kimia. Cara Kerja Enzim Enzim (E) + substrat ↔ kompleks enzim substrat (ES) Komp. Enzim substrat (ES) → enzim (E) + hasil reaksi (P) Penggolongan Enzim Enzim digolongkan menurut reaksi yang diikutinya.
Senin, 21 November 2011
tp abpp 5
TUGAS PENDAHULUAN
APLIKASI BIOKIMIA PASCA PANEN
LIPIDA - KOLESTEROL
OLEH :
NAMA : AMRIDA AKKAS
NIM : G311 09 275
LABORATORIUM KIMIA ANALISA DAN PENGAWASAN MUTU PANGAN
PROGRAM STUDI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN
JURUSAN TEKNOLOGI PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2011
Tugas Pendahuluan :
1. Apa yang dimaksud dengan kolesterol (tuliskan rumus molekul dan gambarkan struktur kimianya)...!!
Jawab:
Kolesterol adalah metabolit yang mengandung lemak sterol (bahasa Inggris: waxy steroid) yang ditemukan pada membran sel dan disirkulasikan dalam plasma darah. Rumus Molekulnya adalah C27H46O
2. Tuliskan 5 Sumber Makanan yang mengandung kolesterol dan jumlah kandungannya..!
Jawab: No. Nama Bahan Jumlah Kandungan
1. Keju / 10 gr 140 mg
2. Kepiting / 10 gr 150 mg
3. Udang / 10 gr 160 mg
4. Susu sapi / 10 gr 250 mg
5. Cumi – cumi / 10 gr 1170 mg
3. Apa fungsi Pereaksi Liebermann-Buchard dalam Pengujian Kolesterol dan apakah metode ini dapat menentukan kolesterol secara kuantitatif, Jelaskan...!!
Jawab :
Larutan kolesterol dalam kloroform bila ditambah anhidrida asam asetat dan asam sulfat pekat, maka larutan tersebut mula-mula akan berwarna merah kemudian biru dan hijau. Ini disebut reaksi Liebermann Burchard. Warna hijau yang terjadi ini sebanding dengan konsentasi koleterol. Karenanya reaksi Liebermann Burchard dapat digunakan untuk menentukan kolesterol secara kuantitatif..
4. Sebutkan jenis uji lain yang dapat di gunakan untuk mengidentifikasi adnya kolesterol dan apa bedanya (kelebihan dan kekurangan masing2) dengan uji Liebermann-Buchard..!
Jawab :
Kelebihan dari metode enzimatik ialah spesifik, presisi tinggi, relatif bebas dari gangguan dan cocok diadaptasikan untuk otomatisasi. Sedangkan kekurangannya antara lain adanya efek steroid namun sangat minim karena kadar yang sangat kecil.
Kelebihan metode soxhlet ini yaitu pelarut yang digunakan lebih sedikit (efesiensi bahan) dan larutan sari yang dialirkan melalui sifon tetap tinggal dalam labu, sehingga pelarut yang digunakan untuk mengekstrak sampel selalu baru dan meningkatkan laju ekstraksi. Waktu yang digunakan lebih cepat.
5. Apa fungsi bahan berikut pada praktikum ini?
Jawab:
a. Asam asetat glacial -> memperjelas pembentukan warna hijau, artinya reaksi menjadi lebih sensitif dan kadar steroid yang dapat diukurpun menjadi lebih kecil.
b. Asam asetat anhidrida -> untuk memberikan warna pada Metode LB
c. Asam sulfat pekat - > untuk memberikan warna pada metode LB
APLIKASI BIOKIMIA PASCA PANEN
LIPIDA - KOLESTEROL
OLEH :
NAMA : AMRIDA AKKAS
NIM : G311 09 275
LABORATORIUM KIMIA ANALISA DAN PENGAWASAN MUTU PANGAN
PROGRAM STUDI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN
JURUSAN TEKNOLOGI PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2011
Tugas Pendahuluan :
1. Apa yang dimaksud dengan kolesterol (tuliskan rumus molekul dan gambarkan struktur kimianya)...!!
Jawab:
Kolesterol adalah metabolit yang mengandung lemak sterol (bahasa Inggris: waxy steroid) yang ditemukan pada membran sel dan disirkulasikan dalam plasma darah. Rumus Molekulnya adalah C27H46O
2. Tuliskan 5 Sumber Makanan yang mengandung kolesterol dan jumlah kandungannya..!
Jawab: No. Nama Bahan Jumlah Kandungan
1. Keju / 10 gr 140 mg
2. Kepiting / 10 gr 150 mg
3. Udang / 10 gr 160 mg
4. Susu sapi / 10 gr 250 mg
5. Cumi – cumi / 10 gr 1170 mg
3. Apa fungsi Pereaksi Liebermann-Buchard dalam Pengujian Kolesterol dan apakah metode ini dapat menentukan kolesterol secara kuantitatif, Jelaskan...!!
Jawab :
Larutan kolesterol dalam kloroform bila ditambah anhidrida asam asetat dan asam sulfat pekat, maka larutan tersebut mula-mula akan berwarna merah kemudian biru dan hijau. Ini disebut reaksi Liebermann Burchard. Warna hijau yang terjadi ini sebanding dengan konsentasi koleterol. Karenanya reaksi Liebermann Burchard dapat digunakan untuk menentukan kolesterol secara kuantitatif..
4. Sebutkan jenis uji lain yang dapat di gunakan untuk mengidentifikasi adnya kolesterol dan apa bedanya (kelebihan dan kekurangan masing2) dengan uji Liebermann-Buchard..!
Jawab :
Kelebihan dari metode enzimatik ialah spesifik, presisi tinggi, relatif bebas dari gangguan dan cocok diadaptasikan untuk otomatisasi. Sedangkan kekurangannya antara lain adanya efek steroid namun sangat minim karena kadar yang sangat kecil.
Kelebihan metode soxhlet ini yaitu pelarut yang digunakan lebih sedikit (efesiensi bahan) dan larutan sari yang dialirkan melalui sifon tetap tinggal dalam labu, sehingga pelarut yang digunakan untuk mengekstrak sampel selalu baru dan meningkatkan laju ekstraksi. Waktu yang digunakan lebih cepat.
5. Apa fungsi bahan berikut pada praktikum ini?
Jawab:
a. Asam asetat glacial -> memperjelas pembentukan warna hijau, artinya reaksi menjadi lebih sensitif dan kadar steroid yang dapat diukurpun menjadi lebih kecil.
b. Asam asetat anhidrida -> untuk memberikan warna pada Metode LB
c. Asam sulfat pekat - > untuk memberikan warna pada metode LB
TP ABPP 4
TUGAS PENDAHULUAN
APLIKASI BIOKIMIA PASCA PANEN
KARBOHIDRAT (GLIKOGEN)
OLEH :
NAMA : AMRIDA AKKAS
NIM : G311 09 275
KELOMPOK : II (DUA)
LABORATORIUM KIMIA ANALISA DAN PENGAWASAN MUTU PANGAN
PROGRAM STUDI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN
JURUSAN TEKNOLOGI PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2011
Tugas Pendahuluan
Karbohidrat – Glikogen
1. Jelaskan yg anda ketahui tentang karbohidrat dan funsinya dalam industri pangan!
Jawab :
Karbohidrat merupakan sumber energy yang sangat dibutuhkan oleh tubuh yang mana karbohidrat ini terdapat pada gandum, beras , kentang, ubi jalar, singkong, jagung.
Secara umum, karbohidrat digolongkan menjadi 3 kelompok, yaitu : monosakarida dan turunannya, oligosakarida serta polisakarida. Masing-masing kelompok memiliki keunggulan serta fungsi yang khas dalam pangan.
• Monosakarida merupakan molekul karbohidrat yang tidak dapat dipecah menjadi bentuk yang lebih sederhana lagi. Molekul ini merupakan molekul pembentuk oligosakarida dan polisakarida. Glukosa, fruktosa dan galaktosa merupakan beberapa jenis karbohidrat yang termasuk ke dalam kelompok monosakarida. Glukosa dan fruktosa biasa digunakan sebagai pemanis.
• Oligosakarida merupakan gabungan dari molekul-molekul monosakarida. Oligosakarida dapat berupa disakarida, trisakarida, dst. Sebagian besar oligosakarida dihasilkan dari proses hidrolisa polisakarida dan hanya beberapa oligosakarida yang secara alami terdapat di alam. Oligosakarida yang paling banyak digunakan dalam industri pangan adalah maltosa, laktosa dan sukrosa. Maltosa terdiri dari 2 molekul glukosa. Maltosa diperoleh dari hasil hidrolisa pati. Kegunan maltosa yang paling menonjol adalah sebagai bahan pemanis.
• Polisakarida merupakan polimer dari monosakarida yang tersusun dalam rantai bercabang atau lurusPolisakarida yang sering digunakan dalam industri pangan adalah agar, alginate, carragenan, LBG, pectin, CMC, modified starch dan xanthan gum.
2. Sebutkan komponen penyusun karbohidrat dan gambarkan struktur molekulx!
Jawab :
a. Sukrosa merupakan suatu disakarida yang dibentuk dari monomer-monomernya yang berupa unit glukosa dan fruktosa, dengan rumus molekul C12H22O11
b. Selulosa merupakan senyawa organik dengan rumus (C6H10O5) n, sebuah polisakarida terdiri dari rantai linear ratusan hingga lebih dari sepuluh ribu β (1 → 4) terkait D-glukosa unit.
c. Glukosa suatu gula monosakarida, adalah salah satu karbohidrat terpenting yang digunakan sebagai sumber tenaga bagi hewan dan tumbuhanGlukosa (C6H12O6,
3. Sebutkan jenis-jenis karbohidrat!
Jawab :
- Monosakarida berupa glukosa, fruktosa dan galaktosa
- Olisakarida berupa disakarida dan tridisakarida
- Polisakarida biasa disebut dengan glikan berdasarkan unit pembentunya dibagi 2 kelompok yaitu:
a. Homoglikan (selulosa, pati, amilopektin)
b. Heteroglikan (algin dan guargum)
4. Tuliskan 1 bahan pangan yang mengandung karbohidrat dan jelaskan metode ekstraksix!
Jawab :
Pada penelitian ini, dilakukan analisis akrilamida yang ditambahkan pada keripik kentang blanko secara kromatografi cair kinerja tinggi dengan menggunakan detector UV-VIS. Akrilamida pada keripik kentang diekstrasi dengan diklormetan (mengandung etanol 2%) untuk menarik akrilamida dan memisahkannya dari senyawa polar yang lain. Diklormetan dicampur dengan air, kemudian dipanaskan pada suhu 700C sampai diklormetan menguap semua sehingga akrilamida dapat dipisahkan sari senyawa organik pengganggu lainnya, agar diperoleh hasil yang tepat.
5. Apa fungsi TCA (Trikloroasetat) dan pereaksi antron dalam ekstraksi glikogen!
Jawab :
Pada isolasi glikogen Pereaksi TCA berfungsi untuk mengendapkan sehingga protein dan asam nukleat dapat dipisahkan. Sedangkan pereaksi antron berfungsi untuk mendeteksi total gula.
APLIKASI BIOKIMIA PASCA PANEN
KARBOHIDRAT (GLIKOGEN)
OLEH :
NAMA : AMRIDA AKKAS
NIM : G311 09 275
KELOMPOK : II (DUA)
LABORATORIUM KIMIA ANALISA DAN PENGAWASAN MUTU PANGAN
PROGRAM STUDI ILMU DAN TEKNOLOGI PANGAN
JURUSAN TEKNOLOGI PERTANIAN
FAKULTAS PERTANIAN
UNIVERSITAS HASANUDDIN
MAKASSAR
2011
Tugas Pendahuluan
Karbohidrat – Glikogen
1. Jelaskan yg anda ketahui tentang karbohidrat dan funsinya dalam industri pangan!
Jawab :
Karbohidrat merupakan sumber energy yang sangat dibutuhkan oleh tubuh yang mana karbohidrat ini terdapat pada gandum, beras , kentang, ubi jalar, singkong, jagung.
Secara umum, karbohidrat digolongkan menjadi 3 kelompok, yaitu : monosakarida dan turunannya, oligosakarida serta polisakarida. Masing-masing kelompok memiliki keunggulan serta fungsi yang khas dalam pangan.
• Monosakarida merupakan molekul karbohidrat yang tidak dapat dipecah menjadi bentuk yang lebih sederhana lagi. Molekul ini merupakan molekul pembentuk oligosakarida dan polisakarida. Glukosa, fruktosa dan galaktosa merupakan beberapa jenis karbohidrat yang termasuk ke dalam kelompok monosakarida. Glukosa dan fruktosa biasa digunakan sebagai pemanis.
• Oligosakarida merupakan gabungan dari molekul-molekul monosakarida. Oligosakarida dapat berupa disakarida, trisakarida, dst. Sebagian besar oligosakarida dihasilkan dari proses hidrolisa polisakarida dan hanya beberapa oligosakarida yang secara alami terdapat di alam. Oligosakarida yang paling banyak digunakan dalam industri pangan adalah maltosa, laktosa dan sukrosa. Maltosa terdiri dari 2 molekul glukosa. Maltosa diperoleh dari hasil hidrolisa pati. Kegunan maltosa yang paling menonjol adalah sebagai bahan pemanis.
• Polisakarida merupakan polimer dari monosakarida yang tersusun dalam rantai bercabang atau lurusPolisakarida yang sering digunakan dalam industri pangan adalah agar, alginate, carragenan, LBG, pectin, CMC, modified starch dan xanthan gum.
2. Sebutkan komponen penyusun karbohidrat dan gambarkan struktur molekulx!
Jawab :
a. Sukrosa merupakan suatu disakarida yang dibentuk dari monomer-monomernya yang berupa unit glukosa dan fruktosa, dengan rumus molekul C12H22O11
b. Selulosa merupakan senyawa organik dengan rumus (C6H10O5) n, sebuah polisakarida terdiri dari rantai linear ratusan hingga lebih dari sepuluh ribu β (1 → 4) terkait D-glukosa unit.
c. Glukosa suatu gula monosakarida, adalah salah satu karbohidrat terpenting yang digunakan sebagai sumber tenaga bagi hewan dan tumbuhanGlukosa (C6H12O6,
3. Sebutkan jenis-jenis karbohidrat!
Jawab :
- Monosakarida berupa glukosa, fruktosa dan galaktosa
- Olisakarida berupa disakarida dan tridisakarida
- Polisakarida biasa disebut dengan glikan berdasarkan unit pembentunya dibagi 2 kelompok yaitu:
a. Homoglikan (selulosa, pati, amilopektin)
b. Heteroglikan (algin dan guargum)
4. Tuliskan 1 bahan pangan yang mengandung karbohidrat dan jelaskan metode ekstraksix!
Jawab :
Pada penelitian ini, dilakukan analisis akrilamida yang ditambahkan pada keripik kentang blanko secara kromatografi cair kinerja tinggi dengan menggunakan detector UV-VIS. Akrilamida pada keripik kentang diekstrasi dengan diklormetan (mengandung etanol 2%) untuk menarik akrilamida dan memisahkannya dari senyawa polar yang lain. Diklormetan dicampur dengan air, kemudian dipanaskan pada suhu 700C sampai diklormetan menguap semua sehingga akrilamida dapat dipisahkan sari senyawa organik pengganggu lainnya, agar diperoleh hasil yang tepat.
5. Apa fungsi TCA (Trikloroasetat) dan pereaksi antron dalam ekstraksi glikogen!
Jawab :
Pada isolasi glikogen Pereaksi TCA berfungsi untuk mengendapkan sehingga protein dan asam nukleat dapat dipisahkan. Sedangkan pereaksi antron berfungsi untuk mendeteksi total gula.
tp abpp 3
EKSTRAKSI PROTEIN
OLEH :
NAMA : AMRIDA AKKAS
NIM : G311 09 275
KELOMPOK : II (DUA)
Protein dan fungsinya bagi :
a. tubuh manusia
b. industri pangan
a. fungsi protein bagi tubuh manusia
1) Untuk membangun sel-sel jaringan tubuh manusia
2) Untuk mengganti sel-sel tubuh yang rusak atau aus
3) Menjaga keseimbangan asam basa pada cairan tubuh
4) Sebagai penghasil energi
Semua jenis asam amino dan gambarkan struktunya masing-masing!!
Jawab :
Alanin
Arginin
Asparagin (asparagine)
Asam aspartat (aspartic acid)
Sistein (cystine)
Glutamin (Glutamine)
Asam glutamat (glutamic acid)
Histidin (histidine)
Leusin (leucine)
Metionin (methionine)
Prolin (proline)
Treonin (Threonine)
Glisin (Glycine)
Isoleusin (isoleucine)
Lisin (Lysine)
Fenilalanin (phenilalanine)
Serin (Serine)
Triptofan (Tryptophan)
Tirosin (tyrosine)
Valin (valine)
Fungsi penambahan aseton dan etanol pada ekstraksi protein dan jelaskan mekanismenya!
Pada umumnya pelarut yang sering digunakan adalah etanol karena etanol mempunyai polaritas yang tinggi sehingga dapat mengekstrak oleoresin lebih banyak dibandingkan jenis pelarut organik yang lain. Pelarut yang mempunyai gugus karboksil (alkohol) dan karbonil (keton) termasuk dalam pelarut polar. Etanol mempunyai titik didih yang rendah dan cenderung aman. Etanol juga tidak beracun dan berbahaya. Kelemahan penggunaan pelarut etanol adalah etanol larut dalam air, dan juga melarutkan komponen lain seperti karbohidrat, resin dan gum. Larutnya komponen ini mengakibatkan berkurangnya tingkat kemurnian oleoresin. Keuntungan menggunakan pelarut etanol dibandingkan dengan aseton yaitu etanol mempunyai kepolaran lebih tinggi sehingga mudah untuk melarutkan senyawa resin, lemak, minyak, asam lemak, karbohidrat, dan senyawa organik lainnya.
Jika diketahui kelarutan amonium sulfat pada suhu 25 C adalah 76,7 g di dalam 100 H2O dan spesifik volume (NH4)2SO4 = 0,544 ml/g. berapa molar (NH4)SO2?
Jawab :
V1 x M1 = V2 x M2
V1 x 76,7 = 0,544 x 100
V1 = 0,544 x 100
76,7
V1 = 0,709 mL
Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kelarutan suatu protein!
1. kelarutan protein : sangat larut, agak larut, tidak larut bergantung pada urutan asam amino dan konformasinya
2. kelarutan asam amino berbanding terbalik dengan ukuran dan bagian nonpolaranya
3. kelarutan protein ditentukan oleh kemampuan gugus polar berinteraksi dengan air
4. kelarutan protein umunya minimum pada titik isoelektriknya karena muatannya 0 sehingga interaksi antara protein-protein menjadi maksimum
dipengaruhi :
a. pH
b. jenis eksipien yang digunakan
c. suhu
2. Jawaban
b. fungsi protein bagi industri pangan
Pada umumnya kadar protein di dalam bahan pangan menentukan mutu bahan pangan itu sendiri. Nilai gizi dari suatu bahan pangan ditentukan bukan saja oleh kadar nutrien yang dikandungnya, tetapi juga oleh dapat tidaknya nutrien tersebut digunakan oleh tubuh.
OLEH :
NAMA : AMRIDA AKKAS
NIM : G311 09 275
KELOMPOK : II (DUA)
Protein dan fungsinya bagi :
a. tubuh manusia
b. industri pangan
a. fungsi protein bagi tubuh manusia
1) Untuk membangun sel-sel jaringan tubuh manusia
2) Untuk mengganti sel-sel tubuh yang rusak atau aus
3) Menjaga keseimbangan asam basa pada cairan tubuh
4) Sebagai penghasil energi
Semua jenis asam amino dan gambarkan struktunya masing-masing!!
Jawab :
Alanin
Arginin
Asparagin (asparagine)
Asam aspartat (aspartic acid)
Sistein (cystine)
Glutamin (Glutamine)
Asam glutamat (glutamic acid)
Histidin (histidine)
Leusin (leucine)
Metionin (methionine)
Prolin (proline)
Treonin (Threonine)
Glisin (Glycine)
Isoleusin (isoleucine)
Lisin (Lysine)
Fenilalanin (phenilalanine)
Serin (Serine)
Triptofan (Tryptophan)
Tirosin (tyrosine)
Valin (valine)
Fungsi penambahan aseton dan etanol pada ekstraksi protein dan jelaskan mekanismenya!
Pada umumnya pelarut yang sering digunakan adalah etanol karena etanol mempunyai polaritas yang tinggi sehingga dapat mengekstrak oleoresin lebih banyak dibandingkan jenis pelarut organik yang lain. Pelarut yang mempunyai gugus karboksil (alkohol) dan karbonil (keton) termasuk dalam pelarut polar. Etanol mempunyai titik didih yang rendah dan cenderung aman. Etanol juga tidak beracun dan berbahaya. Kelemahan penggunaan pelarut etanol adalah etanol larut dalam air, dan juga melarutkan komponen lain seperti karbohidrat, resin dan gum. Larutnya komponen ini mengakibatkan berkurangnya tingkat kemurnian oleoresin. Keuntungan menggunakan pelarut etanol dibandingkan dengan aseton yaitu etanol mempunyai kepolaran lebih tinggi sehingga mudah untuk melarutkan senyawa resin, lemak, minyak, asam lemak, karbohidrat, dan senyawa organik lainnya.
Jika diketahui kelarutan amonium sulfat pada suhu 25 C adalah 76,7 g di dalam 100 H2O dan spesifik volume (NH4)2SO4 = 0,544 ml/g. berapa molar (NH4)SO2?
Jawab :
V1 x M1 = V2 x M2
V1 x 76,7 = 0,544 x 100
V1 = 0,544 x 100
76,7
V1 = 0,709 mL
Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kelarutan suatu protein!
1. kelarutan protein : sangat larut, agak larut, tidak larut bergantung pada urutan asam amino dan konformasinya
2. kelarutan asam amino berbanding terbalik dengan ukuran dan bagian nonpolaranya
3. kelarutan protein ditentukan oleh kemampuan gugus polar berinteraksi dengan air
4. kelarutan protein umunya minimum pada titik isoelektriknya karena muatannya 0 sehingga interaksi antara protein-protein menjadi maksimum
dipengaruhi :
a. pH
b. jenis eksipien yang digunakan
c. suhu
2. Jawaban
b. fungsi protein bagi industri pangan
Pada umumnya kadar protein di dalam bahan pangan menentukan mutu bahan pangan itu sendiri. Nilai gizi dari suatu bahan pangan ditentukan bukan saja oleh kadar nutrien yang dikandungnya, tetapi juga oleh dapat tidaknya nutrien tersebut digunakan oleh tubuh.
tp abpp 2
PENGENALAN SPEKTROFOTOMETER DAN ANALISA KUALITATIF DAN KUANTITATIF DENGAN SPEKTROFOTOMETER
OLEH :
NAMA : AMRIDA AKKAS
NIM : G311 09 275
KELOMPOK : II (DUA)
PENGENALAN SPEKTROFOTOMETER DAN ANALISA KUALITATIF DAN KUANTITATIF DENGAN SPEKTROFOTOMETER
Yang dimaksud spektrofotometer dan fungsinya ?
Spektrofotometer adalah alat yang terdiri dari spectrometer dan fotometer. Spektrometer menghasilkan sinar dari spektrum dengan panjang gelombang tertentu dan fotometer adalah alat pengukur intensitas cahaya yang di transmisikan atau yang di absorpsi.
Fungsinya untuk mengukur intensitas warna pada suatu bahan dengan panjang gelombang tertentu.
Prinsip kerja spektrofotometer ?
Skema spektrofotometer :
Sumber Cahaya Monokromator Sampel Detektor Amplifier
Piranti Pembaca/Penunjuk.
a. Suatu sumber energi cahaya yang berkesinambungan yang meliputi daerah spectrum dimana instrument itu dirancang untuk beroperasi.
b. Suatu monokromator, yakni suatu piranti untuk mengecilkan pita sempit panjang-panjang gelombang dari spectrum lebar yang dipancarkan oleh sumber cahaya.
c. Suatu wadah sampel (kuvet)
d. Suatu detector, yang berupa transduser yang mengubah energy cahaya menjadi suatu isyarat listrik.
e. Suatu pengganda (amplifier), dan rangkaian yang berkaitan membuat isyarat listrik itu memadai untuk di baca.
f. Suatu system baca (piranti pembaca) yang memperagakan besarnya isyarat listrik, menyatakan dalam bentuk % Transmitan (% T) maupun Adsorbansi (A).
Peranan kurva standar dalam suatu analisa komponen bahan kimia ?
Peranan kurva standar yaitu mendapatkan hubungan antara konsentrasi dengan absorban, sehingga konsentrasi larutan sampel dapat diketahui.
Semua bahan yang kamu gunakan dalam praktikum ini dan fungsinya ?
1. NAD 10-3 M
2. Biovine serum albumin 10mg/ml
3. CuSO4 atau Na tartarat (garam rochell)
4. NaOH untuk larutan pengencer
5. KH2PO4
6. H2SO4
7. (NH4)6MO7O24.4H2O (garam molibdat)
8. P-metik aminofenol (elon)
Buatlah kurva standar dan persamaan regresi dari tabel berikut :
No Konsentrasi Absorbansi
1. 0 0
2. 50 0,054
3. 100 0,076
4. 150 0,084
5. 200 0,108
6. 250 0,139
OLEH :
NAMA : AMRIDA AKKAS
NIM : G311 09 275
KELOMPOK : II (DUA)
PENGENALAN SPEKTROFOTOMETER DAN ANALISA KUALITATIF DAN KUANTITATIF DENGAN SPEKTROFOTOMETER
Yang dimaksud spektrofotometer dan fungsinya ?
Spektrofotometer adalah alat yang terdiri dari spectrometer dan fotometer. Spektrometer menghasilkan sinar dari spektrum dengan panjang gelombang tertentu dan fotometer adalah alat pengukur intensitas cahaya yang di transmisikan atau yang di absorpsi.
Fungsinya untuk mengukur intensitas warna pada suatu bahan dengan panjang gelombang tertentu.
Prinsip kerja spektrofotometer ?
Skema spektrofotometer :
Sumber Cahaya Monokromator Sampel Detektor Amplifier
Piranti Pembaca/Penunjuk.
a. Suatu sumber energi cahaya yang berkesinambungan yang meliputi daerah spectrum dimana instrument itu dirancang untuk beroperasi.
b. Suatu monokromator, yakni suatu piranti untuk mengecilkan pita sempit panjang-panjang gelombang dari spectrum lebar yang dipancarkan oleh sumber cahaya.
c. Suatu wadah sampel (kuvet)
d. Suatu detector, yang berupa transduser yang mengubah energy cahaya menjadi suatu isyarat listrik.
e. Suatu pengganda (amplifier), dan rangkaian yang berkaitan membuat isyarat listrik itu memadai untuk di baca.
f. Suatu system baca (piranti pembaca) yang memperagakan besarnya isyarat listrik, menyatakan dalam bentuk % Transmitan (% T) maupun Adsorbansi (A).
Peranan kurva standar dalam suatu analisa komponen bahan kimia ?
Peranan kurva standar yaitu mendapatkan hubungan antara konsentrasi dengan absorban, sehingga konsentrasi larutan sampel dapat diketahui.
Semua bahan yang kamu gunakan dalam praktikum ini dan fungsinya ?
1. NAD 10-3 M
2. Biovine serum albumin 10mg/ml
3. CuSO4 atau Na tartarat (garam rochell)
4. NaOH untuk larutan pengencer
5. KH2PO4
6. H2SO4
7. (NH4)6MO7O24.4H2O (garam molibdat)
8. P-metik aminofenol (elon)
Buatlah kurva standar dan persamaan regresi dari tabel berikut :
No Konsentrasi Absorbansi
1. 0 0
2. 50 0,054
3. 100 0,076
4. 150 0,084
5. 200 0,108
6. 250 0,139
tUGAS pENdAhUluAN
BEBERAPA HAL PRAKTIS DALAM PERCOBAAN BIOKIMIA
OLEH :
NAMA : AMRIDA AKKAS
NIM : G311 09 275
KELOMPOK : II (DUA)
1. Apa yang dimaksud dengan larutan buffer
Jawab :
Suatu larutan dengan komposisi sedemikian rupa sehingga tahan terhadap perubahan pH
2. Fungsi penambahan buffer dalam suatu reaksi kimia, enzim, dll.
Jawab :
Cairan di dalam setiap sel makhluk hidup mempunyai kapasitas buffer tertentu misalnya pada system pencernaan manusia yaitu lambung. Asam lambung akan membuat pH dalam lumen sekitar 2-2,5 yang merupakan pH optimum untuk aktivitas enzim pepsin yang akan mengkatalisis hidrolisis protein pada sampel.
3. Jelaskan prinsip pembuatan buffer untuk mendapatkan pH yang dinginkan
Jawab :
Jika larutan diencerkan
Pengenceran larutan merupakan penambahan air (H 2 O) pada larutan. Air (H 2 O) akan mengalami reaksi kesetimbangan menjadi H + dan OH -, namun H 2 O yang terurai sangat sedikit. Jadi, konsentrasi H + dan OH - sangat kecil, sehingga dapat diabaikan.
4. Berikan contoh perhitungan penentuan konsentrasi dan jumlah bahan yang digunakan untuk suatu jenis buffer.
Jawab :
Hitunglah pH larutan yang terdiri atas campuran 0.01 M asam asetat dengan 0.1 mol natrium Asetat dalam 1 liter larutan
Ka asam asetat = 10-5
Jawab:
Ca = 0.01 mol/liter = 10-2 M
Cg = 0.10 mol/liter = 10-1 M
pH= pKa + log Cg/Ca = -log 10-5 + log-1/log-2 = 5 + 1 = 6
OLEH :
NAMA : AMRIDA AKKAS
NIM : G311 09 275
KELOMPOK : II (DUA)
1. Apa yang dimaksud dengan larutan buffer
Jawab :
Suatu larutan dengan komposisi sedemikian rupa sehingga tahan terhadap perubahan pH
2. Fungsi penambahan buffer dalam suatu reaksi kimia, enzim, dll.
Jawab :
Cairan di dalam setiap sel makhluk hidup mempunyai kapasitas buffer tertentu misalnya pada system pencernaan manusia yaitu lambung. Asam lambung akan membuat pH dalam lumen sekitar 2-2,5 yang merupakan pH optimum untuk aktivitas enzim pepsin yang akan mengkatalisis hidrolisis protein pada sampel.
3. Jelaskan prinsip pembuatan buffer untuk mendapatkan pH yang dinginkan
Jawab :
Jika larutan diencerkan
Pengenceran larutan merupakan penambahan air (H 2 O) pada larutan. Air (H 2 O) akan mengalami reaksi kesetimbangan menjadi H + dan OH -, namun H 2 O yang terurai sangat sedikit. Jadi, konsentrasi H + dan OH - sangat kecil, sehingga dapat diabaikan.
4. Berikan contoh perhitungan penentuan konsentrasi dan jumlah bahan yang digunakan untuk suatu jenis buffer.
Jawab :
Hitunglah pH larutan yang terdiri atas campuran 0.01 M asam asetat dengan 0.1 mol natrium Asetat dalam 1 liter larutan
Ka asam asetat = 10-5
Jawab:
Ca = 0.01 mol/liter = 10-2 M
Cg = 0.10 mol/liter = 10-1 M
pH= pKa + log Cg/Ca = -log 10-5 + log-1/log-2 = 5 + 1 = 6
Langganan:
Postingan (Atom)
PANGAN FUNGSIONAL
PANGAN FUNGSIONAL OLEH : NAMA : AMRIDA AKKAS NIM : G311 09 275 1. Jelaskan terbentuknya radikala bebas dari makanan yang ...
-
OLEH : NAMA : AMRIDA AKKAS NIM : G311 09 275 Kandungan Putih Telur Putih Telur adalah Sumber Protein Alami Dalam putih tel...
-
OLEH : NAMA : AMRIDA AKKAS NIM : G311 09 275 Protein pada Padi 1. albumin yaitu yang larut dalam air pada pH netral atau pH agak ...
-
PANGAN FUNGSIONAL OLEH : NAMA : AMRIDA AKKAS NIM : G311 09 275 1. Jelaskan terbentuknya radikala bebas dari makanan yang ...